Apa itu Net Profit Margin (NPM)

Ratio keuangan adalah metode yang digunakan untuk melakukan analisis kinerja suatu perusahaan berdasarkan informasi yang didapat dari laporan keuangan perusahaan. Ratio keuangan diperoleh dengan membandingkan dua angka financial dan dinyatakan dalam bentuk persentase. Ada banyak jenis rasio keuangan, salah satunya iyalah Net Profit Margin (NPM).

Pengertian Net Profit Margin (NPM)

Apa itu Net Profit Margin (NPM)? Net Profit Margin (NPM) atau Margin Keuntungan Bersih adalah rasio yang digunakan untuk mengetahui jumlah keuntungan bersih yang diperoleh perusahaan. Net Profit Margin biasanya dinyatakan sebagai persentase tetapi juga dapat direpresentasikan dalam bentuk desimal. Saat perusahaan memiliki Net Profit Margin NPM yang tinggi artinya perusahaan beroperasi dengan tingkat efisiensi yang tinggi. Semakin tinggi persentase Net Profit Margin semakin efisien perusahaan tersebut. Dan juga, Net profit margin bisa menjadi salah satu indikator dalam memilih saham yang baik untuk dibeli dengan membandingkan net profit margin di setiap tahunnya atau kuartal.

Rumus Net Profit Margin (NPM)

Net Profit Margin = Pendapatan Bersih/Total Penjualan x 100

Contoh 1

Perusahaan Unilever Indonesia (UNVR) di tahun 2020 memiliki penjualan bersih (net sales) sebesar 43 triliun rupiah dan laba bersih (net profit) sebesar 7,2 triliun. Maka Net profit margin perusahaan Unilever Indonesia (UNVR) pada tahun 2020 adalah :

Net profit margin = Pendapatan bersih/total penjualan x 100
Net profit margin = 43 triliun : 7,2 triliun x 100
Net profit margin = 0,167 x 100
Net profit margin = 16,7%

Jadi Net profit margin atau margin keuntungan bersih pada perusahaan Unilever Indonesia Tbk (UNVR) pada tahun 2020 adalah 16,7%

net profit margin unilever indonesia UNVR
net profit margin unilever indonesia UNVR

Contoh 2

Perusahaan A memiliki total penjualan Rp100.000.000,- sedangkan pendapatan bersih setelah pajark Rp 50.000.000,- . Berapa Net profit margin perusahaan tersebut?

Net profit margin = Pendapatan bersih/total penjualan x 100
Net profit margin = Rp 50.000.000,- : Rp100.000.000,- x 100
Net profit margin = 0,5 x 100
Net profit margin = 50%

Jadi perhitungan diatas dapat disimpulkan bahwa Net profit margin atau margin keuntungan bersih perusahaan A adalah sebesar 50%. Perusahaan A dinilai sangat efisien.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.