Kalimat Tanya : Pengertian, Macam, Penjelasan dan Contohnya

Kalimat tanya adalah kalimat yang digunakan untuk menanyakan sesuatu kepada orang lain. Oleh karena itu pertanyaan harus diperhatikan sopan santun dalam bertanya agar informasi yang kita harapkan dari ditanya (narasumber) dapat kita peroleh dengan sebaik-baiknya dan dapat dipertanggung jawabkan.

Ciri-ciri kalimat tanya:
Adapun ciri-ciri bentuk kalimat tanya menggunakan ….

  1. Tanda tanya (?)
  2. Partikel tanya (kah)
  3. Kata tanya :
    • Apa
    • Siapa
    • Bagaimana
    • Kapan
    • Dimana
    • Mengapa

Macam-Macam Kalimat Tanya

Kalimat tanya sendiri bermacam-macam, antara lain :

  1. Pertanyaan biasa, pertanyaan yang memerlukan jawaban.
  2. Pertanyaan retoris, pertanyaan yang sekali tidak menghendaki jawaban dan dipakai sebagi sesuatu acara.
    Ciri-ciri kalimat tanya retoris yaitu
    a. Berisi pertanyaan
    b. Terdapat intonasi tanya
    c. Menggunakan kata tanya
    d. Tidak memerlukan kata tanya
    e. Orang yang bertanya dan yang ditanya sama-sama mengetahui jawabannya.
  3. Pertanyaan yang senilai dengan perintah, kalimat tanya namun ada maksud memerintah atau menyuruh. Contoh : bukankah pekerjaan itu harus diselesaikan sekarang?
  4. Kalimat tanya tersamar
    Kalimat tanya tersamar adalah kalimat yang berisi pertanyaan yang diajukan secara tidak langsung. Dalam hal ini pertanyaan meminta jawaban secara tidak langsung, biasanya tidak menggunakan ciri-ciri kalimat tanya. Mitra bicara menangkap maksud pertanyaan dari pertanyaan berdasarkan pemikiran atau kesimpulan yang dilakukan mitra bicara.
  5. Kalimat tanya untuk klarifikasi dan konfirmasi.

Kalimat Tanya untuk Klarifikasi dan Konfirmasi

Penggunaan kalimat tanya untuk mengklarifikasi dan konfirmasi bukan merupakan cara untuk memperoleh informasi secara lengkap, melainkan kalimat tanya tersebut hanya unuk menguji keberadaan jawaban dari narasumber. Jadi untuk penggunaan kalimat tanya untuk klarifikasi dan konfirmasi hanya memerlukan jawaban ya atau tidak.

Adapun kalimat tanya klarifikasi dan konfirmasi yang jawabannya ya atau tidak dapat menggunakan cara sebagai berikut :

  1. Menggunakan intonasi tanya
    Contoh :
    • Bapak berangkat ke Jakarta hari ini?
    • Benar bapak berangkat hari ini ke Jakarta?
  2. Menggunakan kata tanya apa
    Contoh :
    • Apa bapak hari ini jadi berangkat ke Jakarta?
    • Bapak apa hari ini jadi berangkat ke Jakarta?
  3. Menggunakan partikel tanya -kah
    Contoh :
    • Benarkah bapak berangkat ke Jakarta hari ini?
    • Apakah Bapak berangkat ke Jakarta hari ini?
  4. Menggunakan kata sambung atau
    Contoh :
    • Adik ke rumah kakek atau tidak?
    • Kakakmu sudah pergi atau belum?
    • Kakakmu tentara atau polisi?

Model Kalimat Tanya Tersamar

Model kalimat tanya tersamar antara lain :

  1. Kalimat tanya tersamar untuk tujuan memohon. Kalimat tanya yang secara tidak langsung meminta sesuatu dengan hormat kepada mitra biacaranya.
    Contoh : Terima kasih anda tidak membuang sampah disini?
  2. Kalimat tanya tersamar untuk tujuan meminta. Kalimat tanya secara tidak langsung agar mendapat sesuatu dari mitra bicara.
    Contoh : Kue yang ada kelihatannya enak ya?
  3. Kalimat tanya tersamar untuk tujuan menyuruh. Kalimat tanya secara tidak langsung memerintah supaya mitra bicara melakukan sesuatu.
    Contoh : Saya senang jika anda mengerjakan tugas ini?
  4. Kalimat tersamar untuk tujuan mengajak. Kalimat tanya secara tidak langsung meminta supaya turut (datang dan sebagainya).
    Contoh :Bukankah anda pun bersedia untuk menyumbang tenaga dan pikiran dalam kegiatan amal ini.
  5. Kalimat tanya tersamar untuk tujuan merayu. Kalimat tanya secara tidak langsung bujukan atau pikatan dengan kata-kata manis, menyenangkan.
    Contoh : Kamu orang yang sangat handal dalam mengatasi berbagai masalah ya?
Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.