15 Contoh Majas Enumerasio dan Pengertiannya

Dalam majas kategori penegasan terdapat majas yang sangat jarang didengar dan diketahui oleh orang awam yaitu majas enumerasio. Majas enumerasio merupakan gaya bahasa yang menggunakan bagian demi bagian secara keseluruhan agar lebih jelas.

contoh majas enumerasio
contoh majas enumerasio

Contoh Majas Enumerasio

  1. Semangat membulatkan tekatnya. seorang pria datang dari luar kota. mendatangi sang pujaan hatinya. membawa sekuntum bunga dan buku sebagai kadonya. mengungkapkan perasaan dengan semangat. walau berakhir dengan kekecewaan.
  2. Banjir sepinggang. Sampah menggenang. Aliran listrik mati. Anak-anak menangis dan kelaparan. Para orang tua bolak-balik menyelematkan barang-barang yang tidak hanyut oleh banjir. Semua orang menunggu datangnya pertolongan.
  3. Laut terlihat tenang dan damai. Angin berhembus sepoi-sepoi. Terlihat beberapa kapal kecil sedang berlayar. Bintang-bintang gemerlapan dengan sinar rembulan. Semua itu menjadi satu kesatuan yang indah dan menawan.
  4. Kecelakaan yang sangat parah. Motor menabrak mobil yang sedang parkir. 2 korban yang berboncengan terpental 8 meter dari lokasi kejadian. 1 meninggal dan 1 luka parah.Para pengendara lain berhenti dan memberi pertolongan.
  5. Hutan rimba yang terbentang luas. Pepohonan saling berdampingan. Suara burung-burung saling berkicauan. Sinar matahari menembus dedaunan. Itulah lukisan alam yang sempurna.
  6. Keramaian di loket rumah sakit. Kesibukan para pegawai dan dokter melewati lorong lorong. Dengan para pasien yang mengantri dengan sabar. Berharap akan kesembuhan mereka.
  7. Terjangan stunami. menerjang semua yang dilewatinya. bangunan luluh lantak. korban berjatuhan. tak ada yang bisa menghentikannya.
  8. Semua orang berkumpul, para siswa dengan seragam upcaranya. guru guru berbaris dengan rapi. pasukan pengibar yang siap melaksanakan tugas. upacara dengan semangat kemerdekaan.
  9. Cucuran keringat dia keluarkan. Hujan panas dia hadapi. Tapi tak satupun dia mengeluh. pengorbanan ayah untuk anaknya.
  10. Dia pergi begitu saja, tanpa pamit, tanpa meninggalkan pesan.
  11. Pemuda itu susah diatur, sering mengganggu orang, dan membuat keributan.
  12. Langit biru membentang luas, beberapa kumpulan awan menghalangi sinar matahari membuat siang ini cerah, namun tak terlalu panas.
  13. Gempa mengacaukan semuanya, rumah-rumah hancur, korban berjatuhan, hanya derita yang ditinggalkannya.
  14. Langit mendung, tetesan rintik rintik hujan, suara kesunyian, membuat hatiku semakin terluka mengingat dia dibalik kaca.
  15. Pohon sakura menjatuhkan daun dan bunganya, hembusan angin kencang, cuaca yang mulai terasa dingin, datangnya musim gugur di jepang.

Leave A Reply

Your email address will not be published.