30 Contoh Kalimat Majas Eufemisme dan Pengertiannya

Majas Eufemisme termasuk dalam majas perbandingan. Majas Eufemisme adalah gaya bahasa yang mengganti ungkapan yang dianggap kurang baik dengan ungkapan yang lebih halus ( sopan ). Jadi dalam eufemisme adanya pergantian dalam percakapan dari kurang sopan menjadi lebih sopan.

Dengan gaya bahasa eufemisme , pembicara dapat menghindari kesalahpahaman dalam berkomunikasi .Hal-hal yang dapat merusak hubungan baik dalam masyarakat karena perkataan tabu akan dapat dihindari karena eufemisme dapat menggantikannya.

Contoh Majas Eufemisme

  1. Orang itu telah meninggal . ( Meninggal = mati )
  2. Tuna netra itu berjalan menggunakan tongkat . ( tuna netra = buta )
  3. Di lampu merah kita bisa menemui tuna wisma . ( tuna wisma = gelandangan )
  4. Sejak kecil dia tidak pernah sekolah sehingga dia menjadi tuna aksara . ( tuna aksara = buta huruf )
  5. Walau hanya dengan satu tangan , tuna daksa itu tetap semangat berkerja . ( tuna daksa = cacat tubuh )
  6. Anak tuna ganda itu masuk ke sekolah luar biasa . ( tuna ganda = penderita cacat lebih dr satu kecacatan yaitu cacat fisik dan mental )
  7. Orang Tuna busana itu melewati pasar tanpa rasa malu. ( tuna busana = tidak memiliki pakaian )
  8. Anak tuna grahita itu tidak bisa masuk ke sekolah biasa. ( tuna grahita = cacat pikiran )
  9. Teman sebangku aku kurang pintar sehingga dia harus tidak naik kelas. ( kurang pintar = bodoh )
  10. Ari askara dibebastugaskan dari PT Garuda karena menyelundupkan barang ilegal . ( dibebastugaskan = dipecat )
  11. Menjadi pramuniaga harus kuat fisik melayani pembeli . ( Pramuniaga = penjaga toko )
  12. Kamu bisa buang air kecil di minimarket itu . ( buang air kecil = kencing )
  13. Aku sudah menjadi tuna karya sejak lulus sekolah . ( tuna karya = tidak memiliki pekerjaan )
  14. Orang tuna laras itu berani audisi nasional tanpa rasa malu . ( tuna laras = cacat suara dan nada )
  15. Kita harus menggunakan bahasa isyarat untuk mengobrol dengan orang tuna rungu. ( tuna rungu = tidak bisa mendengar )
  16. Pak agus termasuk keluarga dengan ekonomi kebawah . ( ekonomi kebawah = miskin )
  17. Perempuan tuna susila itu ditangkap satpol pp . ( tuna susila = pelacur )
  18. Tuna wicara itu harus menuliskan untuk berbincang kepada orang lain . ( tuna wicara = bisu )
  19. Untuk menjadi pramusaji di kapal pesiar, kamu harus mendapatkan sertifikat memasak terlebih dahulu. ( pramusaji = juru masak )
  20. Toilet itu tidak bisa digunakan untuk buang air besar. ( buang air besar = berak )
  21. Tentara itu gugur dalam medan perang. ( gugur = mati )
  22. Pegawai PNS yang tidak disiplin dirumahkan oleh bapak bupati . ( dirumahkan = dipecat )
  23. Bapak itu diberhentikan setelah melanggar peraturan perusahaan . ( diberhentikan = dipecat )
  24. Pasien di rumah sakit itu mendapat jaminan kesehatan dari pemerintah . ( pasien = orang sakit )
  25. Masyarakat ekonomi kelas atas wajib membayar pajak . ( ekonomi kelas atas = kaya )
  26. Kamar kecil ini sangat bau . ( Kamar kecil = WC )
  27. Keluargaku kurang mapan maka mendapatkan bantuan langsung dari pemerintah . ( kurang mapan = miskin )
  28. Bapak itu pergi ke paranormal untuk meminta bantuan . ( paranormal = dukun )
  29. Adi mengundurkan diri dari perusahaan karena merasa tidak cocok. ( mengundurkan diri = keluar dari pekerjaan )
  30. Saudara kami amankan ke kantor polisi . ( amankan = tangkap )

Leave A Reply

Your email address will not be published.